Kelebihan dan Kekurangan Blogger untuk Nge-blog - Ninura
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Kelebihan dan Kekurangan Blogger untuk Nge-blog

Kelebihan dan Kekurangan Blogger untuk Nge-blog - Blogger adalah platform blogging besutan Google yang sampai sekarang masih menjadi salah satu pilihan terbaik untuk nge-blog, khususnya di Indonesia. Kali ini saya mau mencoba me-review tentang platform CMS Blogger atau Blogspot ini.

Kelebihan Blogger/ Blogspot

1. 100% Gratis

Yup, salah satu keunggulan dari platform Blogger atau Blogspot adalah GRATIS. Ini adalah salah satu poin kenapa Blogger bisa menjadi primadona bagi blogger di Indonesia yang sangat suka diskon dan kata-kata gratis. Dan, istilah 100% gratis ini bukan omong kosong belaka karena semua fitur yang tersedia bisa diakses oleh penggunanya tanpa perlu iming-iming upgrade atau langganan berbayar.

2. Akses Edit HTML

Salah satu fitur yang membuat saya kagum dan jatuh cinta pada platform Blogger adalah adanya fitur EDIT HTML yang memungkinkan pengguna untuk mengkonfigurasi dan mengoptimasi blog sesuai keinginan. Fitur ini membuat banyak web designer mencoba peruntungan dengan membuat desain template untuk Blogger dan kita bisa temukan banyak sekali desain template Blogger keren bertebaran di jagad internet. Ada yang dibagikan gratis, ada juga yang premium (berbayar). Tapi intinya, poin ini adalah nilai plus mengingat Blogger adalah platform gratisan.

3. Dikelola dan Dikembangkan oleh Google

Menurut saya poin yang satu ini bisa dikatakan poin plus untuk Blogger yang merupakan anak perusahaan dari Google. Karena dikelola oleh Google, Blogger bisa melakukan update sesuai dengan kebijakan algoritma Google. Atau bahasa lebih sederhananya, kalau pakai Blogger, blog kita otomatis terupgrade dan menyesuaikan dengan update algoritma Google.

Tapi perlu digarisbawahi, poin ini hanya berlaku untuk pengguna template default bawaan Blogger atau base template bawaan Blogger yang di redesign tanpa mengubah script asalnya.

4. Server Jos dan Nggak Khawatir Down

Kita semua tau bahwa Blogger dikelola oleh salah satu perusahaan IT raksasa sekaligus mungkin terbesar di dunia yaitu Google. Server dari Google sendiri sudah berada hampir di seluruh negara di dunia, di Indonesia juga ada. Oleh karena itu akses ke Blogger sangat cepat tanpa perlu atur-atur hosting atau sibuk-sibuk milah-milih provider untuk host website.

Kalau kamu nggak percaya, kamu boleh cek menggunakan Pingdom dan melihat bagaimana hasilnya. Super cepat!

Selain cepat, server Blogger atau Blogspot juga belum pernah mengalami down (maksudnya benar-benar down). Saya nggak tau apakah ini benar atau tidak, tapi saya dengar pihak Blogger sudah menerapkan fitur keamanan yang membuat servernya stabil dari serangan DDOS ataupun bom trafik dari orang iseng. Tapi rumor ini belum bisa dipastikan kebenarannya mengingat pihak Blogger tidak secara resmi mengumumkan tentang itu.

Sisi baiknya, dengan tidak mengumumkan tentang sistem keamanan yang diterapkan oleh Blogger, hacker-hacker wanna be nggak bisa menjahili platform ini. Inget ya, hanya hacker wanna be. Kalau hacker beneran mungkin bisa tembus juga sih sistem keamanan server Blogger.

5. Fitur Lengkap Rasa Premium Service

Oke, untuk poin yang satu ini mungkin menyambung poin kedua yaitu tentang fitur. Menurut saya pribadi, fitur yang disediakan oleh pihak Blogger untuk penggunanya cukup lengkap, bahkan saya pribadi bisa bilang lebih dari cukup.

Kenapa?

Kalau kamu perhatikan, ada beberapa fitur yang bersifat premium di platform lain tapi diberikan secara gratis oleh Blogger, diantaranya:

Akses monetisasi blog, yang mana di platform raksasa Wordpress.com hanya bisa dilakukan untuk akun yang sudah upgrade.

Akses EDIT HTML yang mana biasanya platform/ cms gratisan lainnya membatasi akses ini.

Unlimited Image Storage, atau ruang simpan untuk file gambar yang nggak terbatas dan sudah menerapkan sistem konfigurasi size sesuai kebutuhan yang mana di Wordpress self-hosted, ini harus disesuaikan atau akan memakan bandwidth dan storage hosting.

Itu masih beberapa fitur saja, jangan lupakan sitemap, rss feeds, ads.txt, robot.txt, header tag, analytics, schema dan lainnya yang mana itu otomatis terinstall tanpa embel-embel plugin tambahan dan sudah dioptimalkan sesuai kebutuhan Google Search Console dan market global.

Dan mungkin itu masih beberapa fitur saja yang bisa saya sebut. Kalau ditelusuri lebih jauh, tentu masih ada beberapa fitur yang terbilang mewah untuk platform gratisan.

6. Tampilan yang User-friendly

Seperti desas-desus yang beredar di awal tahun 2018, bahwa Google sekarang mulai fokus dan mengedepankan mobile user. Oleh karena itu semua platform yang dikelola oleh Google dibuat user-friendly untuk pengguna mobile. Dan tentu Blogger pun mengalami perubahan demikian.

Kalau kamu pernah ngeblog di Blogger pakai handphone sebelum 2018 pasti kamu bakal merasakan kesulitannya karena tampilan dari Blogger belum di set responsive untuk mobile user. Namun sekarang, bahkan konten ini pun ditulis melalui handphone.

7. Akses Custom Domain

Ini udah bukan berita baru kalau pengguna Blogger bisa memasangkan domain sendiri di blognya tanpa perlu membeli hosting. Hanya perlu menambahkan A record dan CNAME untuk bisa memasang custom domain sendiri di Blogger. Ini juga fitur premium bagi pengguna CMS Wordpress.com, namun di Blogger fitur ini disediakan secara gratis.

8. SSL Gratis

SSL atau Secured Socket Layer adalah fitur keamanan tambahan yang berguna sebagai enkripsi yang melindungi data pengunjung. SSL ini dapat dilihat dari format protokol domain yang menggunakan https:// dimana blog atau web yang tidak menggunakan SSL menggunakan format http://.

Selain melindungi data pengguna, SSL ini juga membantu meningkatkan trust dan nilai SEO blog kita.

Dahsyatnya, SSL yang biasanya dibanderol seharga 150-250 ribu rupiah ini diberikan secara gratis oleh Blogger. Tentu saja buat saya ini adalah nilai plus.

Ya kurang lebih itulah beberapa kelebihan menggunakan Blogger atau Blogspot untuk membuat blog.

Kekurangan Blogger/ Blogspot

Namun, dibalik kelebihan tersebut, tentu masih ada kekurangan yang dimiliki oleh Blogger. Beberapa diantaranya adalah:

1. Komunitas yang tidak tersentralisasi

Berbeda dengan platform gratisan lain seperti Wordpress atau Github yang mempunyai channel komunikasi internal untuk pengguna layanannya, Blogger tidak mempunyai itu.

Sebenarnya memang ada forum khusus sesama pengguna Blogger berkonsultasi dan ngobrol. Tapi fitur itu tidak maksimal. Banyak pengguna Blogger malah menggunakan platform pihak ketiga seperti Facebook Group ataupun WhatsApp Group untuk berkomunikasi. Dan untuk menemukan solusi atas masalah seputar Blogger, pengguna layanan Blogger seringkali menemukan solusinya di Google Support atau StackOverflow atau bahkan blog orang yang mana itu menjadi weakness point yang cukup fatal mengingat Blogger bukan platform baru dan komunitas/ penggunanya sudah cukup banyak.

2. Documentation yang tidak lengkap

Menurut saya ini menjadi salah satu kelemahan dari Blogger. Dokumentasi yang sangat sulit diakses dan dimengerti. Contohnya adalah dokumentasi tentang update base template Blogger atau conditional tags Blogger yang mana dokumentasi resminya sulit ditemukan. Ada kok. Hanya sulit sekali ditemukan.

Sekalinya ketemu, bahasa yang digunakan adalah bahasa yang super baku dan njlimet sehingga saya pun harus mencoba membaca berkali-kali agar BENAR-BENAR PAHAM.

Mungkin akan lebih baik kalau Blogger bisa memberikan akses pada laman dokumentasi officialnya untuk penggunanya.

3. Harus Ngerti Coding

Meskipun saya bilang fitur EDIT HTML sebagai salah satu kelebihan Blogger, ini juga menjadi kelemahan karena pengguna harus mau tidak mau mengerti tentang coding minimal front-end script seperti HTML, CSS, dan Javascript. Kalau tidak, maka sia-sialah fitur EDIT HTML ini.

Belum lagi Blogger punya beberapa tag khusus yang harus dipahami penggunaannya. Ini jadi PR tambahan untuk pengguna Blogger mengingat apa yang saya bilang di poin 2, tentang dokumentasi.

Poin yang satu ini sebenarnya bisa jadi nilai plus kalau dilihat dari sudut pandang, "pengguna Blogger bisa jadi paham coding".

Tapi jangan lupa bahwa tidak semua orang mau ribet-ribet ngoding. Ada beberapa orang yang menggunakan Blogger untuk sekedar menulis tapi mereka mau tampilan blog mereka keren seperti halnya blog lain.

Atas dasar pertimbangan itulah saya mengkategorikan poin ini sebagai kekurangan

4. Template Bawaan yang Terbatas

Poin yang satu ini juga bersinggungan dengan poin kelebihan saya sebelumnya. Meskipun template bawaan Blogger sudah disetting menyesuaikan dengan kebutuhan SEO dan market, tapi tak bisa dipungkiri bahwa desain yang ditawarkan sangat terbatas.

Memang template yang disediakan sudah bisa dikostumisasi sedemikian rupa, namun tetap saja terbatas karena fitur kostumisasi hanya sebatas mengubah font, warna, dan size serta mengganti latar background menggunakan gambar ataupun solid color.

Akan sangat menjadi nilai plus jika tim Blogger berkenan memberikan lebih banyak pilihan template untuk penggunanya. Kalau sulit, setidaknya Blogger bisa meng-hire satu atau dua template creator dari tiap-tiap negara sehingga Blogger bisa mem-provide template yang sesuai kebutuhan market di masing-masing negara seperti di Indonesia yang sedang marak dengan Dark Mode template di tahun 2020.

5. Blogger Tidak Sepenuhnya Memberi Akses Sesuai Kebutuhan Market

Masih bersinggungan dengan poin kelebihan dari Blogger, meski saya bilang Blogger sudah membangun platform yang disesuaikan dengan keperluan market dunia, Blogger tidak sepenuhnya mengimplementasikan hal tersebut.

Saya ambil contoh kasus ketika Google mengumumkan mode AMP (Accelerated Mobile Pages) sebagai opsi baru pengembangan web khusus untuk mobile users.

Teknologi ini dikembangan oleh Google namun Blogger sebagai anak perusahaan dari Google sendiri tidak memberikan tanggapan apapun dan tidak melakukan perubahan apapun pada sistemnya yang membantu pengguna Blogger agar bisa memanfaatkan fitur AMP tersebut.

Atau dalam kasus Progressive Web App yang mulai disorot oleh Lighthouse, sebuah alat analisa performa dari Google. Progressive Web App memerlukan akses untuk menerapkan serviceworker.js sehingga pengguna butuh sekali akses ke server host blognya. Sebenarnya tidak perlu ada akses ke server host. Blogger bisa menyediakan form seperti halnya robot.txt atau ads.txt yang bisa diakses melalui menu setting untuk menerapkan service worker.

Namun nyatanya, Blogger tidak sama sekali mengambil respon atas hal tersebut.

Jadi saya bisa tarik kesimpulan bahwa Blogger tidak benar-benar membantu penggunanya agar bisa menyesuaikan kebutuhan blog dengan perkembangan market global.

6. Powered by Blogger

Ini mungkin sepele tapi sedikit mengganggu. Pengguna Blogger tidak akan pernah bisa lepas dari embel-embel Blogger di blognya. Ada banyak aspek yang berbau Blogger yang akan menjadi ciri khas dari Blogger dan membuat Blog kamu ketahuan menggunakan platform Blogger.

Kita mulai dengan attribution credit di bagian footer bertuliskan Powered by Blogger dengan link mengarah ke Blogger. Memang benar bahwa itu hanyalah attribution HTML ataupun widget yang bisa dihapus atau disembunyikan. Jika sudah dihapus, masih ada faktor lain yang Blogger banget.

Form kolom komentar yang pastinya menjadi ciri khas Blogger. Kalau kamu menggunakan form bawaan Blogger sudah pasti tau gimana tampilannya, kan? Kamu bisa akali itu dengan memasang third-party comment form seperti Disqus ataupun Facebook Comment dan bagian ini selesai.

Ada juga yang menjadi ciri khas yaitu Post Metadata JSON yang mana ada embel-embel Blogger sebagai publisher nya. Untuk yang satu ini kamu bisa edit dan buat meta post secara manual. Dan masalah pun selesai.

Tapi masih ada satu lagi yang nggak bisa kamu akalin mau sepintar apapun kamu ngoding, yaitu widget.js bawaan Blogger yang akan terlihat saat kamu membuka source code dari blog kamu. Kamu nggak bisa menghilangkan atau menyembunyikan source code ini.

Intinya, blog yang menggunakan platform Blogger pasti erat dengan Blogger dan nggak bisa dihapuskan. Memang sepele, buat beberapa orang tidak terlalu penting. Namun untuk sebagian lainnya, ini bisa jadi momok yang mengganggu branding.

Entahlah, ini pendapat pribadi saya saja.

Penutup

Mungkin itu saja review saya untuk kelebihan dan kekurangan platform blogging gratisan Blogger atau Blogspot ini.

Terlepas dari itu semua, saya sendiri menggunakan platform Blogger sebagai media saya ngeblog karena kemudahannya dan saya nggak perlu ribet mikirin sewa hosting.

Baik buruknya silahkan disimpulkan sendiri. Mungkin ada beberapa poin yang terlewat tapi saya rasa kamu dapat inti poinnya.

Semoga tulisan sederhana saya ini ada manfaatnya. Jika ada yang kurang jelas, silahkan tanyakan melalui kolom komentar di bawah. Terima kasih dan sampai jumpa di tulisan saya lainnya.

NOTE

Informasi yang terdapat pada artikel di atas bersifat tidak tetap dan bisa saja tidak lagi valid sewaktu-waktu. Jika ada informasi baik teks, gambar ataupun media lain yang tidak sesuai (beda tampilan misalnya), silahkan beritahu melalui kolom komentar agar artikel di atas dapat di-update. Terima kasih.

Nisfa Nurfadilah Rachmaniar
Nisfa Nurfadilah Rachmaniar Halo, saya Nisfa. Saya adalah pengelola dari Ninura, sebuah online shop yang sekaligus media informasi dan hiburan melalui beberapa anak situsnya. Salam kenal, dan semoga betah di Ninura.

Berlangganan via Email