Tips Sukses Diterima Daftar AdSense - Ninura
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Tips Sukses Diterima Daftar AdSense

Tips Sukses Diterima Daftar AdSense - Kamu punya blog dan mau daftar Adsense dan ditolak terus? Baca panduan ini agar blog-mu diterima oleh AdSense.

Untuk kebanyakan blogger, bergabung dengan platform pengiklanan AdSense merupakan sebuah impian. Banyak yang berusaha mendaftar, dan tak sedikit pula yang ditolak.

Hal ini karena pihak AdSense sendiri menyatakan bahwa untuk bergabung dengan platform pengiklanan mereka, ada beberapa hal yang berkaitan dengan kualitas yang harus dipenuhi oleh seorang Blogger.

Namun, tak sedikit blogger yang berhasil bergabung dengan post yang masih baru, dan usia blog yang juga terbilang masih muda.

Kenapa bisa?

Mungkin mereka dianggap memenuhi kriteria Google AdSense.

Kalau kamu mau bergabung dengan AdSense, silahkan ikuti panduan berikut ini untuk meningkatkan kemungkinan blog-mu diterima oleh AdSense.

 

1. Beli Domain TLD + Hosting (jika mau)

Hal pertama yang harus kamu persiapkan adalah sejumlah uang untuk membeli alamat/ domain dan hosting jika kamu mau membuat blog di platform Wordpress. Ini adalah modal awal yang terbilang cukup mahal untuk mengawali langkah.

Sebutlah kamu membeli sebuah domain .com dengan harga berkisar Rp100.000-Rp175.000 per tahun dan sebuah shared hosting dengan harga berkisar Rp600.000-Rp1.500.000 per tahun untuk kualitas standar.

Maka total uang yang perlu kamu keluarkan di awal adalah sekitar Rp700.000-Rp1.700.000 untuk satu tahun pertama.

Kenapa saya mengharuskan kamu membeli domain terlebih dahulu? Karena domain ini nantinya akan kamu optimasi agar cepat diindeks.

Jika kamu menggunakan platform Blogger lalu menggunakan domain bawaan dari Blogger, yaitu Blogspot, maka ketika kamu mau mengganti alamat blog mu menggunakan domain TLD, kamu harus menunggu proses indexing.

Dan itu bisa memakan waktu yang cukup lama. Bisa berhari-hari. Kan sayang sekali waktu tersebut.

Intinya, kamu harus mengusahakan punya domain terlebih dahulu. Untuk hosting, jika dirasa terlalu mahal, kamu bisa manfaatkan CMS gratis seperti Blogger.

2. Buat Konten Orisinil

Setelah kamu mempunyai blog, hal selanjutnya yang kamu harus lakukan adalah mempunyai konten. Berbicara tentang konten, ada beberapa isu yang beredar tentang konten yang harus ada dalam sebuah blog. Ada yang bilang, 10, 15, 20, 30, bahkan harus konsisten sampai sekitar 100 post.

Padahal, tidak ada pernyataan seperti itu dari Google AdSense sendiri.

Google AdSense hanya menilai kelayakan suatu blog untuk bergabung di platform mereka dari kualitas konten yang di dalamnya terdapat faktor orisinalitas (keaslian), kedalaman konten (depth), cara penyajian artikel atau struktur artikel (delivery), serta kebermanfaatan bagi users (benefits).

Baca juga: Cara Cek Plagiarisme Konten di Blog [Gratis]

Jadi, dengan satu atau dua post pun sebenarnya bisa saja blogmu diterima asalkan konten yang kamu sajikan memenuhi standar Google AdSense tersebut.

Namun, sangat disarankan untuk membuat 10-15 postingan blog terlebih dahulu sebelum kamu mendaftar ke Google Adsense.

Kamu bisa mencicil dengan menulis 2 artikel per hari atau 1 artikel saja perhari. Jika kamu sudah punya draft, coba untuk tidak publish semuanya sekaligus.

Kamu bisa menggunakan fitur scheduled update untuk memposting draft-draft mu secara berkala.

Dan, pastikan kamu tidak melakukan plagiat atau mengcopy hasil tulisan orang lain. Ataupun menerjemahkan artikel orang lain karena ini juga dianggap sebagai tidak pencurian atau plagiarisme.

 

Panjang konten per artikel

Ada beberapa isu lain yang beredar di kalangan komunitas blogger yaitu tentang panjang konten yang katanya semakin panjang suatu artikel maka semakin baik juga kualitasnya.

Padahal, tidak ada pernyataan resmi dari pihak Google atau siapapun tentang itu.

Namun, panjangnya artikel itu berpengaruh sekali pada durasi baca atau kalau dalam istilah YouTube dikenal sebagai Watch Time, dimana semakin panjang suatu artikel, maka seharusnya users semakin lama berada di blog tersebut untuk membaca keseluruhan artikel.

Tapi, kalau panjangnya artikel tidak dibarengi dengan isi yang bermanfaat, maka konten yang panjangnya 300-500 kata namun padat informasi akan lebih berguna bagi Google dan lebih memikat pihak AdSense.

Jadi, nggak ada patokan pasti tentang berapa kata per artikel agar bisa dianggap optimal.

Perhatikan saja poin yang ingin disampaikan, dan coba sampaikan poin tersebut dengan bahasa yang mudah dipahami. Berapapun jumlah katanya, jika dirasa poin tersampaikan, tak usah basa-basi memperpanjang artikel. Jika pun mau di perpanjang, masukkan informasi tambahan yang relevan dengan konten.

 

3. Buat Navigasi About, Contact, Disclaimer dan Privacy Policy

Sambil mencicil konten, kamu bisa meluangkan waktu kamu untuk membuat halaman About, Contact, Disclaimer, dan Privacy Policy, serta jika memungkinkan buat juga peta situs.

Halaman ini berfungsi sebagai navigasi untuk pengguna agar pengguna memahami hak dan kewajiban mereka selama berada di blog kamu.

Selain itu, halaman ini juga memberikan sinyal kepada pihak Google AdSense bahwa blogger siap bertanggung jawab dan melindungi privasi dari pengguna. Jika tidak ada halaman-halaman ini, pihak Google AdSense akan sedikit ragu untuk menerima blog kalian karena takut blog kalian berisikan konten-konten yang tidak bertanggung jawab.

Setelah kamu membuat halaman-halaman tersebut, silahkan taruh link dari tiap-tiap halaman tersebut di bagian navigasi blogmu. Pastikan navigasi blog mu mudah diakses oleh pengguna.

Jika kamu kesulitan membuat halaman-halaman tersebut, kamu bisa mencontoh halaman yang ada di website Ninura ini.

Terlebih, kamu bisa meng-copy-nya lalu menerapkannya di blogmu dengan mengganti beberapa detail seperti nama, nomor kontak, alamat email, dan lain-lain. Sesuaikan dengan kebijakan di blogmu.

Atau kamu bisa juga membaca artikel: Cara Membuat Privacy Policy untuk Blog ini untuk membuat halaman navigasi mu.

 

4. Submit Sitemap ke Google Search Console

Hal lain yang bisa kamu lakukan sambil mencicil konten-konten mu dan sebelum mendaftar ke Google AdSense adalah cobalah untuk mendaftarkan sitemap blog kamu ke Google Search Console.

Hal ini berguna untuk membantu webcrawler Google mengindeks konten-konten yang dimuat di blog kita. Dengan begitu, kamu tidak perlu repot-repot ping sitemap kesana-kemari setiap kali update konten baru.

Kamu bisa baca: Cara Submit Sitemap Blogger ke Google Search Console untuk lebih jelasnya.

 

5. Bangun Backlink Dofollow

Setelah kamu memposting beberapa artikel di blog kamu, kamu bisa mencoba untuk membangun inbound link/ backlink ke blog mu. Hal ini berfungsi untuk meningkatkan nilai SEO dari blogmu. Namun perlu diingat bahwa untuk tahap ini yang diperlukan adalah backlink berkualitas. Jadi, sebisa mungkin hindari spamming.

Kamu bisa baca: Cara Mendapat Backlink Berkualitas Gratis untuk mendapatkan backlink berkualitas ke blog mu secara gratis.

Selain meningkatkan nilai SEO blogmu, backlink ini membantu mempercepat proses indexing blogmu. Semakin banyak link yang masuk memberikan sinyal pada web crawler bahwa blogmu dan konten yang ada di blogmu berkualitas.

Sederhananya seperti itu.

 

6. Daftar Adsense

Jika kamu sudah membuat 10-15 postingan berkualitas dan orisinil.  Pastikan semua artikel yang kamu publish sudah terindeks oleh Google. Kamu bisa memeriksanya dengan keyword:

Site: domain kamu

Silahkan periksa jumlah artikel yang ada di hasil pencarian. Adakah artikelmu yang belum tampil disana? Jika ada yang belum tampil, tunda dulu proses mendaftar ke Google AdSense.

Saya sebenarnya kurang tahu kenapa, tapi banyak yang berpendapat bahwa jumlah indexing dari Google menjadi faktor penilaian bagi pihak Google AdSense untuk menentukan apakah sebuah blog layak diterima atau tidak.

 

7. Tunggu dan Update Artikel Secara Rutin

Jika semua artikel mu sudah terindeks oleh Google, silahkan kamu coba mendaftar ke Google AdSense. Kamu bisa baca Panduan Lengkap Daftar Google AdSense untuk mengetahui caranya.

Setelah kamu mendaftar di Google AdSense, akan ada waktu verifikasi sekitar 1 hari sampai 2 minggu bergantung pihak Google AdSense itu sendiri.

Sambil menunggu verifikasi blog, silahkan kamu urus blogmu dengan rutin mengupdate konten baru selama proses verifikasi tersebut. Saran saya, usahakan mengupdate konten secara stabil dan konsisten.

Misalnya setiap hari terbiasa update 1 artikel, maka konsisten saja update 1 artikel per hari. Jika kebetulan hari itu kamu membuat 2 artikel, coba kamu simpan artikel kamu tersebut untuk dipublikasi esok hari menggunakan scheduled post.

Jika dikalkulasi dengan pertimbangan waktu verifikasi terlama dan update 1 post per hari, maka harusnya selama proses verifikasi blog kamu sudah mempunyai 29 post (15 post + 14 post baru yang dibuat selama proses verifikasi).

Luar biasa, bukan?

 

Dengan mengikuti tips sederhana ini, kemungkinan blogmu diterima oleh AdSense menjadi lebih besar.

Catatan: Tips ini hanya membantu meningkatkan kemungkinan diterima AdSense dan tidak membuat blogmu 100% akan diterima oleh AdSense.

Itulah sedikit yang bisa saya share tentang tips jitu agar diterima AdSense. Jika ada yang ingin ditanyakan atau sampaikan, silahkan gunakan kolom komentar di bawah. Terima kasih dan semoga bermanfaat.

NOTE

Informasi yang terdapat pada artikel di atas bersifat tidak tetap dan bisa saja tidak lagi valid sewaktu-waktu. Jika ada informasi baik teks, gambar ataupun media lain yang tidak sesuai (beda tampilan misalnya), silahkan beritahu melalui kolom komentar agar artikel di atas dapat di-update. Terima kasih.

Nisfa Nurfadilah Rachmaniar
Nisfa Nurfadilah Rachmaniar Halo, saya Nisfa. Saya adalah pengelola dari Ninura, sebuah online shop yang sekaligus media informasi dan hiburan melalui beberapa anak situsnya. Salam kenal, dan semoga betah di Ninura.

Berlangganan via Email