Simple Present Tense (Pengertian, Fungsi, Rumus, Jenis, dan Contoh Kalimat) - Ninura
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Simple Present Tense (Pengertian, Fungsi, Rumus, Jenis, dan Contoh Kalimat)

Simple Present Tense (Pengertian, Fungsi, Rumus, Jenis, dan Contoh Kalimat) - Kali ini kamu akan membaca materi tentang simple present tense. Simple present tense adalah salah satu dari 16 tenses yang harus dipahami karena sering digunakan. Untuk lebih jelasnya, mari kita langsung mulai pembahasannya.

Apa itu Simple Present Tense?

Simple present tense adalah pola kalimat yang digunakan untuk menyampaikan sesuatu yang terjadi sekarang atau sedang berlangsung atau suatu kebiasaan yang dilakukan berulang-ulang.  Pola kalimat ini paling sering digunakan dalam bahasa Inggris karena polanya sering digunakan dalam interaksi sehari-hari.

Rumus Simple Present Tense

Untuk membuat kalimat menggunakan pola simple present tense kamu harus menggunakan rumus berikut ini:

Subject + Verb 1 / To Be ( Is, Am, Are) + Complementary

Untuk subject yang menggunakan kata ganti orang ketiga seperti he/she/it rumusnya berubah menjadi:

Subject + Verb 1 + s/es

Lebih jelasnya silahkan perhatikan tabel berikut ini:

Subject

Verb 1

Additional text of sentence

I / You / We / They

Eat

Indomie almost everyday.

He / She / It

Eats

Indomie almost everyday.

Jika subject menggunakan nama seseorang, maka rumus yang digunakan sama seperti rumus pihak ketiga. Contohnya:

Mr. Sandi teaches Mathematics in my class.

Pola Penggunaan S / Es / Ies

Untuk penggunaan -s / -es / -ies kita perlu pahami pola kata kerja berikut ini.

Kata kerja dengan tambahan –es

Untuk kata kerja yang berakhiran O, CH, SH, S, X, Z kamu bisa menambahkan –es di akhir kata kerja. Untuk lebih jelasnya, silahkan perhatikan beberapa contoh kata berikut ini:

  • Go (pergi) menjadi goes
  • Watch (menonton) menjadi watches
  • Wash (mencuci) menjadi washes
  • Kiss (mencium) menjadi kisses
  • Fix (memperbaiki) menjadi fixes

Kata kerja dengan tambahan –ies

Untuk kata kerja yang berakhiran konsonan + Y kamu bisa menambahkan –ies di akhir kata kerja. Biar lebih jelas lagi, kamu bisa perhatikan contoh kalimat berikut ini:

  • Study (belajar) menjadi studies
  • Marry (menikah) menjadi marries
  • Worry (khawatir) menjadi worries

Ingat ya, penggunaannya hanya berlaku untuk kata kerja (verb) yang punya pola konsonan + Y. Lebih jelasnya adalah seperti ini. Kita ambil contoh kata study. Perubahannya menjadi studies karena pada kata study, Y diikuti oleh huruf D yang mana D adalah huruf konsonan. Jika Y diikuti dengan huruf vokal (A / I / U / E / O) maka pola perubahan yang berlaku adalah v1+s.

Kata kerja dengan tambahan –s

Seperti yang saya jelaskan sebelumnya, kata kerja yang diakhiri huruf vokal + Y menggunakan pola perubahan +s. Contohnya adalah:

  • Play (bermain) menjadi plays
  • Buy (membeli) menjadi buys
  • Say (mengatakan) menjadi says

Selain itu, kata kerja lain yang tidak masuk pada kategori pertama juga menggunakan pola perubahan + s. Contohnya:

  • Run (lari) menjadi runs
  • Build (membangun) menjadi builds
  • Force (memaksa) menjadi forces

Itulah pola perubahan kata kerja untuk simple present tense yang perlu kamu ketahui. Selanjutnya, kamu perlu ketahui juga jenis-jenis dari penerapan simple present tense.

Jenis Simple Present Tense

Untuk simple present tense ini  bisa dikategorikan menjadi 3 yaitu kalimat positif (affirmative), kalimat negatif (negative) dan kalimat tanya (interrogative). Untuk lebih paham tentang penggunaannya kita langsung saja bahas satu per satu.

Simple Present Tense Affirmative

Simple Present Tense Affirmative ini digunakan ketika pola kalimat yang ingin ditulis atau disampaikan adalah sesuatu yang bersifat setuju atau kalimat dengan pola positif. Pola ini juga bisa digunakan untuk menunjukkan sesuatu yang dilakukan. Rumusnya adalah seperti ini:

Subject + V1 + s/es/ies + Complementary

Atau

Subject + To Be (is/ am/ are) + Complementary

Contoh kalimatnya adalah seperti ini:

  • The First President of Indonesia is Soekarno.
  • She buys some clothes in the department store.

Simple Present Tense Negative

Simple Present Tense Negative adalah jenis kalimat present tense yang digunakan untuk menunjukan sesuatu yang tidak dilakukan oleh subject. Rumusnya adalah seperti ini:

Subject + Do/ Does + not + V1 + Complementary

Atau

Subject + To Be (is / am / are) + not + Complementary

Contoh kalimatnya adalah seperti ini:

  • Hanum doesn’t come to school today.
  • She is not the leader of group.

Perlu kita perhatikan bahwa ketika kita menggunakan pola simple present tense negative, kata kerja tidak lagi terpengaruh dengan pola –s/ -es/ -ies karena pola ini sudah beralih ke kata doesn’t yang mengikuti kata kerja tersebut.

Kalau kita ambil contoh di atas, maka kalimatnya bukan:

  • Hanum doesn’t comes to school today.

Namun menjadi seperti ini:

  • Hanum doesn’t come to school today.

Jelas ya?

Simple Present Tense Interrogative

Simple present tense interrogative digunakan untuk membuat pola kalimat tanya. Rumus yang digunakan adalah sebagai berikut:

Do / Does + Subject + V1 + Complementary + ?

Atau

To Be (Is / Am / Are) + Subject + Complementary + ?

Untuk lebih jelasnya, silahkan perhatikan contoh kalimat dari simple present tense interrogative berikut ini:

  • Do you come to the party tonight?
  • Am I pass the exam, sir?
  • Are you okay?

Yang perlu diperhatikan dan sering kelewat adalah penggunaan tanda baca tanya (?) di akhir kalimat. Pastikan ketika kamu membuat kalimat simple present tense interrogative kamu menggunakan tanda tanya dan bukan titik di akhir kalimat.

Fungsi Simple Present Tense

Sebagai tambahan pengetahuan, kamu perlu ketahui juga beberapa fungsi dari penggunaan simple present tense. Berikut ini adalah beberapa fungsi dari simple present tense.

1. Untuk menunjukkan kejadian yang berulang-ulang atau berlangsung saat ini.

Contoh kalimatnya adalah seperti ini:

  • I practice this scene everyday. (Saya berlatih adegan ini setiap hari.)
  • He always rides his motorcycle to the office. (Dia selalu mengendarai motornya ke kantor.)

2. Untuk menunjukkan fakta

Fungsi yang kedua adalah menunjukkan fakta. Fakta sendiri adalah sesuatu yang telah terbukti kebenarannya dan diketahui oleh khalayak secara umum (minimal oleh lawan bicara). Contohnya:

  • Soekarno is the First President of Indonesia.
  • Sun is the center of our galaxy.
  • Muslims must do the shaum 30 days a year in Ramadan.

3. Untuk menunjukkan kebiasaan(habit)

Kamu juga bisa menggunakan simple present tense ketika kamu ingin menulis sebuah kebiasaan akan sesuatu atau seseorang lebih jelasnya kamu bisa perhatikan contoh kalimat berikut ini:

  • Doni always does the jogging in the field every Sunday.
  • I always pray on time.
  • She never comes to Mr. Yudi class.

 

Itulah pembahasan singkat tentang simple present tense yang bisa saya sampaikan. Semoga ini bisa menjadi referensi bagi kamu semua dan semoga ini bisa membuat kita lebih semangat untuk belajar bahasa Inggris. Jika ada yang kurang jelas, silahkan tanyakan melalui kolom komentar di bawah. Terima kasih dan sampai jumpa di tulisan saya lainnya.

NOTE

Informasi yang terdapat pada artikel di atas bersifat tidak tetap dan bisa saja tidak lagi valid sewaktu-waktu. Jika ada informasi baik teks, gambar ataupun media lain yang tidak sesuai (beda tampilan misalnya), silahkan beritahu melalui kolom komentar agar artikel di atas dapat di-update. Terima kasih.

Nisfa Nurfadilah Rachmaniar
Nisfa Nurfadilah Rachmaniar Halo, saya Nisfa. Saya adalah pengelola dari Ninura, sebuah online shop yang sekaligus media informasi dan hiburan melalui beberapa anak situsnya. Salam kenal, dan semoga betah di Ninura.

Berlangganan via Email